Jalankan Bisnis Ternak ala Milenial, Petani Muda asal Jogja Raih Sertifikat Emas Menteri Pertanian RI

by -75 Views

INFOTANI.ID – Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo menyerahkan 33 Sertifikat Emas atau Golden Certificate kepada champion Petani Milenial, Penyuluh Pertanian, dan Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S).

Penghargaan ini diberikan langsung Mentan Syahrul pada acara Harmonisasi dan Apresiasi SDM Pertanian tahun 2022 tanggal 15 Desember 2022 di Kampus Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor.

“Saya sangat bangga dengan champion-champion yang terpilih. Tentu saja ini akan menstimulasi bagi banyak orang agar turun tangan di sektor pertanian” ucap Mentan Syahrul.

Sementara itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nusyamsi, menyampaikan, Harmonisasi dan Apresiasi SDM Pertanian Tahun 2022 merupakan agenda rutin BPPSDMP.

Acara ini tidak hanya bertujuan memberikan penghargaan saja, tetapi juga menyebarluaskan hasil-hasil kinerja yang telah dicapai BPPSDMP serta harmonisasi dan silaturahmi SDM pertanian agar tetap terjalin sinergi yang baik dan keseimbangan dalam melaksanakan berbagai aktivitas.

“Semuanya harus sama, denyut nadi, desahan nafas, denyut jantung harus sama. Sekali BPPSDMP mengatakan TANI AKUR semua warga BPPSDMP harus berjuang harus selaras dan senafas untuk mensukseskan program-program dimaksud,” jelas Dedi.

Taufik Mawaddani, pentolan Petani Milenial asal DI Yogyakarta menjadi salah satu champion yang diganjar sertifikat emas dari Kementerian Pertanian. Kegigihannya menjalankan usaha ternak sejak 2016 lalu telah berhasik menghantarkan dirinya hingga seperti sekarang.

“Pada tahun 2016 kami berproses dengan 20 ekor domba, melihat potensi pasar domba dan kambing di Daerah Istimewa Yogyakarta dan nasional yang sangat tinggi, maka kami berkeinginan untuk fokus dan membesarkan usaha ini”, kisah milenial yang akrab disapa Dani ini.

Tidak sampai disitu saja, pemilik usaha Merapi Farm ini terus mengembangkan usahanya dengan berbagai terobosan inovasi dan merambah dari lini hulu hingga hilir.

“Usaha Merapi Farm bukan hanya fokus pada usaha penggemukan namun juga breeding dan kini juga merambah ke sektor kambing perah,” imbuhnya.

Bersama dengan koperasi PPKDY, Fakultas Peternakan UGM, Merapi Farm juga mengembangkan unit udaha Feedmill.

“Kami beri nama Jogja Feed, tagline kami di jogjafeed adalah “Beternak Tanpa Ngarit”. Feedmill ini berfokus pada produksi konsentrat penggemukan domba kambing, konsentrat kambing perah, konsentrat breeding, konsentrat sapi perah, konsentrat sapi potong, dan completefeed domba kambing potong maupun perah,” rinci Dani.

Selain itu, Dani juga melebarkan sayapnya ke penyediaan layanan akikah siap saji, yang mana kami mempunyai program “Akikah Suka-Suka” dengan artian setiap pembeli bebas memilih hewan akikahnya kemudian di potong sendiri , dimasak sesuai permintaan pembeli dan kami hanya menyediakan jasa rumah potong hewan (RPH) mini, jasa masak, dan distribusi”, kata Dani.

Tak ingin sukses seorang diri, di tahun 2022 ini Merapi farm memdapatkan amanah baru untuk menjadi P4S ( Pusat Pelatihan Pertanian Pedesaan Swadaya) dengan nama Merapi Farm Training Center. Melalui P4S ini, Dani berupaya melakukan proses transformasi ilmu kepada mahasiswa magang/pkl, pelaku peternakan, ataupun orang yang ingin memulai bisnis dibidang peternakan.

Direktur Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan YOMA), Bambang Sudarmanto turut mengapresiasi torehan prestasi ini.

“Dengan segala upaya dan inovasinya ini, Dani memang layak diberikan apresiasi tersebut. Mahasiswa kami juga sudah banyak yang magang dan belajar ke Merapi Farm. Semoga Merapi Farm terus sukses dan menginspirasi untuk masyarakat,” pungkas Bambang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.